MEKAR12 mengajak melihat bunga bukan hanya dari bentuknya yang mekar, tetapi juga dari susunan yang terlibat dalam perkembangbiakan tumbuhan. Pada tumbuhan berbunga, bunga merupakan struktur reproduktif yang umumnya tersusun dalam empat lingkar tingkat: kelopak, mahkota, benang sari, dan putik [1]. Tiap bagian memiliki peran berbeda, tetapi hubungannya membentuk satu rangkaian.

Kelopak dan mahkota: menyangga dan menarik penyerbuk

Kelopak adalah daun termodifikasi yang menyangga bunga. Mahkota, sementara itu, kerap berevolusi untuk menarik penyerbuk [1]. Warna dan bentuk bunga juga turut membantu keberhasilan penyerbukan [1].

Keduanya bukan tempat utama serbuk sari dibuat atau diterima. Peran tersebut ada pada benang sari dan putik. Dengan begitu, bagian bunga yang tampak serupa-sama menyusun bunga tetap menjalankan tugas yang berbeda dalam kaitannya dengan reproduksi.

Benang sari menghasilkan serbuk sari, putik menerimanya

Benang sari merupakan organ jantan tempat serbuk sari dihasilkan. Putik merupakan organ betina, tempat serbuk sari diterima dan digerakkan menuju sel telur [1]. Perbedaan peran ini menjelaskan mengapa penyerbukan menghubungkan kedua bagian tersebut.

Penyerbukan menghubungkan bagian jantan dan betina

Penyerbukan adalah perpindahan serbuk sari antara bagian jantan dan betina bunga. Perpindahan itu dapat terjadi antara tumbuhan yang berbeda, atau dalam satu tumbuhan—bahkan pada bunga yang sama. Serbuk sari dapat dibawa oleh hewan, seperti burung dan serangga, maupun oleh angin atau air [1].

Jadi, penyerbukan tidak selalu bergantung pada hewan. Ketika hewan berperan sebagai penyerbuk, mahkota yang kerap menarik mereka menjadi bagian dari hubungan tersebut; bentuk dan warna bunga juga dapat membantu keberhasilan prosesnya [1].

Sesudah penyerbukan, terbentuk biji dan buah

Penyerbukan menjadi tahap yang mengawali rangkaian berikutnya, bukan akhir proses. Setelahnya, sel-sel kelamin menyatu melalui pembuahan. Sel hasil pembuahan kemudian berkembang menjadi biji, sementara bagian betina bunga berubah menjadi buah dan struktur bunga lainnya mati [1].

Buah melindungi biji sekaligus membantu penyebarannya menjauh dari tumbuhan induk. Dengan demikian, benang sari dan putik berperan dalam rangkaian yang mengarah pada pembentukan biji, sedangkan bagian bunga lainnya turut berkaitan dengan proses penyerbukan dan tahap sesudahnya [1].

Sumber

  • [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Bunga. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29964713&title=Bunga (diakses 2026-10-17).